Senin, 12 April 2021

NIFAS

PENTINGNYA PERAWATAN SELAMA NIFAS



    Masa Nifas itu sendiri adalah masa pemulihan paska persalinan hingga seluruh organ reproduksi wanita pulih kembali sebelum kehamilan berikutnya. Masa ini berlangsung sekitar 6-8 minggu pasca persalinan.


Kondisi klinis ibu yang perlu diperhatikan selama masa nifas antara lain: 

1. Suhu tidak boleh mengalami peningkatan hingga lebih dari 38'C . Bila terjadi selama 2 minggu berturut - turut curigai adanya infeksi dan dianjurkan segera ke dokter.

2. Perubahan payudara apabila lebih nyeri, kencang , ataupun membengkak meskipun sudah digunakan untuk menyusui. bila hal tersebut terjadi segera menuju dokter atau fasilititas terdekat.

3. Buang air kecil sering dirasa sulit pada 24 jam pertama karena mengalami kompresi antara kepala bayi dan tulang pubis ibu selama persalinan. Nilai HB hematokrit dan eritrosit akan mengalami naik turun / fluktuatif pada 1-2 minggu paska persalinan. Namun bila nilainya menurun cukup jauh dari batas normal setelah beberapa hari persalinan ibu dianjurkan segera ke dokter atau menuju fasilitas terdekat.

4. Kebersihan diri, istirahat yang cukup, latihan atau olahraga khususnya pada bagian perut, asupan gizi dan cara menyusui serta merawat payudara selama masa nifas.

5. Edukasi terkait kapan senggama aman dilakukan paska persalinan dan perencanaan kehamilan berikutnya serta penggunaan alat kontrasepsi.


Ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh ibu selama masa nifas:

1. Melakukan kontrol atau kunjungan minimal 4x , yaitu pada 6 jam, 6 hari, 2 minggu, dan 6 minggu setelah persalinan.

2. Memeriksa tekanan darah, pendarahan pervaginan, kondisi perineum, tanda infeksi, kontraksi uterus, tinggi fundus, dan temperatur secara rutin.

 3. Menilai fungsi berkemih, fungsi cerna, penyembuhan luka, sakit kepala, rasa lelah, dan nyeri punggung.

4. Pastikan psikologi ibu baik , suasana, emosi, pastikan mendapat dukungan dari keluarganya, pasangan, dan masyarakat untuk perawatan bayinya.

5. Mendapat vaksin tetanus bila perlu.

6. Memberikan edukasi bila terjadi masalah dan dianjurkan segera ke fasilitas terdekat




SEKIAN ...

Jumat, 13 Januari 2017

Cara membuat KUE

CHEESE CAKE


Related image


Bahan-bahan:

  1. 6 butir telur
  2. 100 gram tepung terigu
  3. 100 gram gula pasir
  4. 1 sdm emulsifier
  5. 3 sdm susu bubuk
  6. 1/4 sdt baking powder
  7. 1/2 kaleng susu kental manis putih dan sedikit dicampur air
  8. 100 ml minyak goreng
  9. 50 gram keju parut

Langkah:


  1.  Panaskan kukusan, dan jangan lupa tutup kukusan dialas dengan kain agar air tidak menetes mengenai kue

  2.  Campurkan tepung terigu dan baking powder,aduk menjadi satu dan kemudian ayak

  3.  Kocok telur, gula pasir dan emulsifier dengan kecepatan tinggi dan mengembang dan pucat

  4.  Masukkan tepung terigu yang telah dicampur dengan baking powder sedikit demi sedikit dan mixer dengan kecepatan rendah

  5.  Masukkan susu bubuk, keju, lalu tuangkan susu kental manis yang telah dicampur dengan air, aduk rata

  6. Masukkan minyak goreng sambil diaduk rata dengan sistem aduk balik

  7. Masukkan kedalam loyang yang telah diolesi minyak

  8. Kukus selama 30 menit atau sampai matang

  9. Hias setelah cake dingin dengan butter cream dan keju parut

  10. Note : sebelumnya rendam terlebih dahulu telur didalam air hangat selama 1 menit, dengan tujuan agar telur mengembang dengan sempurna


BROWNIES COKLAT


Image result for gambar brownies coklat


Bahan-bahan :


  1. 6 butir telur225 gr gula pasir1/2 sdt SPBahan 2 :125 gr tepung terigu50 gr coklat bubuk1/2 sdt BPBahan 3 :175 ml minyak goreng100 gr DCC, lelehkan dg minyak goreng. DinginkanBahan 4 :75 ml SKM
    Langkah :
  1. Mikser bahan 1, telur dan gula dg speed tinggi, tmbahkan SP. Kocok sampai mengembang dan pucat. Matikan mikser
  2. Campur bahan 2,, ayak (saya ga pke BP)
  3. Tambahkan bahan 2 dlm adonan,, aduk balik dg spatula
  4. Tambahkan bahan 3 (yg sdh dilelehkan dan sdh suhu ruang) aduk balik sampai rata
  5. Sisihkan 50 ml adonan dan campur dg bahan 4.
  6. Sisa adonan dibagi 2, kmdian tuang adonan 1 ke dlm loyang yg sdh dialas kertas roti, kukus 10 mnt dg api kecil
  7. Tuang bahan 4 ke atas adonan, kukus lg skitar 5-8mnt
  8. Tuang adonan sisa,, kukus skitar 20-30 mnt. Tes tusuk utk mengecek.

INSTALASI PERAKITAN PC

INSTALASI PC

Keamanan  keselamatan Kerja (K3)

Sebelum merakit sebuah PC ada beberapa tips yang perlu diperhatikan, diantaranya adalah :

1. Hindari merakit dalam keadaan berkeringat, karena kemungkinan keringat akan menetes keperalatan yang sedang kita rakit tanpa kita ketahui, lalu saat kita menyalakan power supply maka terjadilah hubungan arus pendek dan dapat merusak hasil rakitannya.


2. Hindari memegang atau menyentuh langsung kaki prossesor yang ada termasuk chipset. Karena dikhawatirkan adanya listrik statis yang dimiliki tubuh kita akan merusak komponen tersebut. Untuk mencegah hal ini kita harus meng-ground-kan tubuh kita dengan cara memegang casing saat power dihidupkan atau dengan memakai gelang anti statis tanpa harus pegang casing.

3. Pada setiap tahap perakitan sebelum menambahkan komponen yang baru, power supply harus dimatikan. Memasang komponen pada saat power supply hidup akan merusak komponen yang akan di pasang dan komponen lainnya.

4. Jangan lupa menyiapkan peralatan dan bahan-bahan sebelum memulai perakitan, agar seluruh kegiatan perakitan tidak terhambat pada kemungkinan kurangnya peralatan yang ada.

5. Hindari pemasangan komponen harddisk dengan kasar, karena dapat merusak harddisk tersebut.

Alat dan Bahan

Alat :
1. Obeng Plus (+)
2. Obeng Minus (-)
3. Tang Lancip (Capit Buaya)
4. Multimeter/Multitester
5. Pinset
6. Gelang Anti Static

Bahan :

1. Motherboard
Motherboard adalah papan induk atau papan rangkaian utama pada komputer, yang berisi rangkaian elektronik yang berfungsi sebagai pusat pengolahan.

2. Processor
Processor adalah komponen komputer yang paling utama karena sangat menentukan baik buruknya kinerja komputer (otaknya komputer). Berfungsi sebagai pengolah data didalam sistem komputer. 

Jenis processor yang sering dipakai dalam merakit pc/komputer sendiri yang baik dan benar untuk game maupun biasa ada 2 yaitu Intel dengan tipe pentium III, pentium 4, dual core, quad core, core i3, core i5, core i7 dan AMD dengan tipe sempron, athlon, sampai phenom.

3. Heatsink (Kipas)
Heatsink adalah kipas pendingin processor dan komponen yang lain, karena suhu di processor sangat panas sekali.

4. Harddisk
Harddisk adalah sebuah komponen perangkat keras yang menyimpan data sekunder dan berisi  piringan magnetis. Berfungsi sebagai penyimpan data untuk dapat meningkatkan kinerja komputer.

5. Memory (RAM)
RAM (Random Acces Memory) adalah Internal Memory, yang berfungsi untuk menyimpan data.

6. Floppy Disk Drive (FDD)
FDD adalah sebuah perangkat penyimpanan yang berfungsi untuk menghubungkan perpindahan data, pembacaan data atau “ penulisan” data dari PC kedalam sebuah Disket.

7. CD/DVD Drive
CD/DVD ROM adalah sebuah perangkat penyimpanan yang berfungsi untuk menghubungkan data, perpindahan data, pembacaan data atau “ penulisan” data dari PC kedalam sebuah CD/Kaset

8. Kartu Grafis (VGA Card)
VGA Card (Video Graphics Adapter) adalah sebuah komponen yang berfungsi untuk menerjemahkan keluaran komputer ke monitor. Untuk proses desain grafis atau bermain permainan video, diperlukan kartu grafis yang berdaya tinggi.

9. Sound Card
Sound Card adalah sebuah perangkat yang berbentuk lempengan PCB dan mampu mengolah serta menghasilkan suara. Bertugas untuk menunjang fungsi suara dalam PC multimedia.

10. Power Supply
Power Supply adalah sebuah perangkat komputer yang berfungsi untuk mengalirkan listrik ke setiap bagian komputer agar dapat berjalan.

11. Casing

12. Keyboard & Mouse

13. Monitor

Langkah-langkah Perakitan

Berikut ini adalah langkah-langkah perakitan CPU.


 1. Letakkan motherboard pada tempat yang datar dan jangan lupa beri alas dengan permukaan yang lembut agar motherboard tidak tergores atau putus jalur komponennya.



















2. Pasang processor pada motherboard. Pemasangan processor usahakan diluar casing agar memudahkan anda dalam pemasangan processor tersebut. Pemasangan processor disesuaikan dengan jenis processor dan motherboard yang digunakan.

























3. Setelah prosessor terpasang kemudian lakukan pemasangan kipas processor.
























4. Pasang RAM pada slot RAM yang tersedia pada motherboard. Pemasangan RAM pada slot harus mengikuti aturan karena apabila terjadi kesalahan dalam pemasangan dapat membuat RAM dan motherboard rusak atau terbakar. 
















5. Siapkan casing untuk pemasangan semua komponen yang sudah di sediakan.


Related image

















6. etelah menyiapkan casing pasanglah satu daya atau power supply seperti gambar dibawah ini.

 Image result for gambar orang memasang power supply 


7. Setelah itu masukkan motherboard pada casing secara perlahan agar motherboard tidak rusak. Pada saat pemasangan motherboard, perhatikan konektor mouse, keyboard, serial, vga dan sound agar terpasang dengan panel yang terdapat pada casing dengan benar. 

8. Kemudian bautlah motherboard dengan dudukannya agar kuat dan tidak goyang.

9. Di contoh ini kita menggunakan motherboard yang sudah dilengkapi dengan VGA, Sound Card, dan LAN Card yang sudah menjadi satu dalam motherboard. Komponen yang sudah menjadi satu dengan motherboard disebut dengan komponen ON BOARD.
















10. Setelah itu pasanglah CD ROM pada rak yang terdapat pada casing, dengan cara memasukkannya dari depan.

11. Kemudian bautlah CD ROM yang telah terpasang tadi dangan raknya agar tidak goncang. Kemudian pasangkan kabel power dan kabel data atau kabel ATA CD ROM pada motherboard.




















12. Pasanglah harddisk pada rak yang terdapat pada casing dengan perlahan agar harddisk tidak terbentur. Karena komponen harddisk ini sangat rawan tehadap goncangan. Kemudian baut dengan kencang agar tidak goyang.




















14. Pasang konektor power supply pada tempatnya yang terdapat di motherboard. Jika pemasangan ini salah maka akan mengakibatkan kerusakan yang fatal pada motherboard.



15. Kemudian tancapkan konektor power / restart / hdd lad / power lad dan pad konektor lainnya yang terdapat di motherboard seperti gambar berikut. 




16. Setelah semua komponen telah terpasang kemudian pasang penutup casing dengan benar.





















Selesai kemudian perakitan tersebut harus kita tes apakah berhasil atau tidak. Pasang kabel port VGA ke monitor kemudian power monitor dan CPU ke saklar listrik, selanjutnya hidupkan bila komputer dapat BOOTING maka perakitan berhasil. Bila tidak dapat BOOTING berarti perakitan belum sempurna, maka harus disempurnakan terlebih dahulu bila nanti ingin menginstal Sistem Operasi nya dengan cara cek kembali semua komponen yang telah terpasang apakah sudah benar atau tidak.